Taman Semalem

Taman Semalem

Minggu, Desember 25, 2011

UNSUR-UNSUR PERTANIAN


UNSUR-UNSUR PERTANIAN


Unsur-unsur  yang membentuk pertanian :
1.    Proses Produksi
2.  Petani atau Pengusaha
3.  Usaha Tani
4.  Perusahaan Usaha Tani


1.     Proses Produksi

Pertanian Tanaman Fotosintesis Komponen    sandang & pangan


                     How     ?



Y  =    (  X1, X2 ….Xn  )  G


Dimana :   Y  =   Pertumbuhan Tanaman

                         X  =   Faktor Lingkungan

                         G  =   Faktor Genetik

Y  =    (  X1, X2 ….Xn  )  G  C


Dimana :   Y  =   Pertumbuhan Tanaman

                                X  =   Faktor Lingkungan

                                G  =   Faktor Genetik

                                C  =   Penggarapan atau pengolahan


Pertanian        ternak dan ikan    daging, kulit, susu, dll


Dalam proses produksi terdapat implikasi bagi pengembangan pertanian, yaitu :

                        Pertanian memerlukan tempat yang tersebar luas

  Implikasinya :

a. Produksi per satuan harus diusahakan sebesar-  besarnya
    b. Memerlukan jaringan pengangkutan
 c. Lingkungan hidup petani tidak dapat   dikonsentrasikan  pada  satu tempat 

        Jenis usaha tani dan potensi pertanian berbeda dari satu tempat ke tempat lain

Implikasinya :

a.   Pengembangan usaha pertanian harus berdasarkan dua  faktor tersebut
b.   Kegiatan produksi dan jumlah serta jenis input yang diperlukan disesuaikan dengan keadaan setempat

        Kegiatan dan produksi pertanian bersifat musiman

Implikasinya :

a.   Usaha pertanian harus didiversifikasi
b.   Petani dan buruh tani harus mempunyai keterampilan

        Suatu perubahan dalam tindakan memerlukan perubahan juga dalam hal lain


        Pertanian modern selalu berubah




2.     Petani atau Pengusaha

Manusia  yang berusaha mengatur dan mengusahakan pertumbuhan tanaman dan hewan serta lingkungannya agar dapat memenuhi kebutuhan manusia petani

      Petani memegang dua peranan yaitu :
     petani sebagai penggarap dan petani sebagai manajer

     Ciri-ciri petani :

a.   Sebagai perorangan petani berbeda satu sama lain
b.   Umumnya petani hidup jauh dibawah kemampuan
c.   Berupa pertanyaan tentang “ mengapa petani melakukan hal-hal yang mereka kerjakan “ dan “apakah mereka sadar “ ?


3. Usaha Tani

Bagian permukaan bumi dimana petani dan keluarganya atau suatu organisasi yang mengusahakan pertumbuhan tanaman atau memelihara ternak dan ikan     Usaha Tani    




Untuk mengisi pembangunan pertanian dan merubah usaha tani agar dapat menerapkan metoda baru yang lebih baik dan efisien, maka terdapat lima tindakan yang diambil :

1.    Pemetaan dan pendaftaran (Registrasi) hak milik atas lahan
2.  Pemagaran lahan
3.  Konsolidasi lahan yang terpencar-pencar
4.  Redistribusi lahan
5.  Merubah syarat-syarat penyakapan



4.  Perusahaan Usaha Tani

Kegiatan usaha tani adalah merupakan kegiatan perusahaan karena mempunyai tujuan yang bersifat ekonomi  menghasilkan produk-produk yang dapat dijual atau digunakan  sendiri.

Bertani adalah cara hidup bukan suatu perusahaan 
Pertanian primitive dan subsistence

Kegiatan usaha tani tidak terlepas dari proses masukan (input) dan keluaran (output)sebagaimana layaknya perusahaan.

Unsur masukan dapat diperoleh dari dua sumber yaitu :

1.    Dari sektor kegiatan ekonomi, meliputi :
a.   Perangkat lunak (software), yaitu : pengetahuan, keterampilan, insentif dan teknologi
b.   Perangkat keras (hardware), yaitu : sarana produksi dan alat-alat pertanian

2.  Dari sektor lahan pertanian, meliputi :
a.   Unsur-unsur alam, yaitu : sinar matahari, suhu udara, kelembaban, tanah, unsur hara dan cuaca
b.   Hasil usaha manusia yaitu : irigasi dan perbaikan tanah     

Usaha tani subsistence (gurem) merupakan faktor produksi utama.

Usaha tani sebagai perusahaan atau komersil pasar  (semua faktor produksi selain tanah dan tenaga juga diusahakan pemakaian modal seefektif mungkin).    Petani penanam modal (investor)

Modal adalah barang ekonomi yang dipergunakan untuk memproduksi kembali atau mempertahankan dan atau meningkatkan pendapatan.
Contoh ; uang, sarana produksi, alat-alat pertanian, bangunan dan sebagainya.

Masukan dari sektor kegiatan ekonomi adalah menyangkut biaya keluaran dan penerimaan.

Biaya adalah meliputi jerih payah (tenaga) yang dikeluarkan, uang, alat-alat yang dibeli, bahan yang digunakan serta resiko kegagalan karena ketidak pastian harga panen dan juga cuaca serta teknologi yang diterapkan.

Penerimaan adalah meliputi hasil yang digunakan sendiri, uang yang diterima dari penjualan hasil, nilai produksi yang dipertukarkan (barter) dengan tetangga.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar